Lingkungan Kerja Penuh Tekanan? Ini Langkah Pertolongan Pertamanya…

Bekerja dan beraktivitas di lingkungan kerja memakan setidaknya sepertiga bagian dari hidup kita, yang artinya lingkungan kerja memainkan peranan penting dalam kesehatan mental kita. Lingkungan kerja yang menyenangkan, memberikan kesempatan bertumbuh, dan positif menjadi idaman setiap orang. Sebaliknya, lingkungan kerja yang penuh dengan tekanan dan orang-orang yang tidak kooperatif akan memberikan suasana negatif dalam hidup kita. Kita sama-sama menginginkan suasana kerja yang positif dan menghindari lingkungan kerja yang negatif, tetapi kadangkala kita bisa terjebak dalam situasi lingkungan kerja yang tidak menyenangkan dan penuh tekanan. Tekanan tersebut bisa berasal dari rekan-rekan kerja yang kurang menyenangkan, atasan yang kurang mendukung, atau tuntutan kerja yang melebihi kemampuan. Pertanyaannya, apa langkah awal yang kita harus lakukan bila kita berada dalam situasi tersebut?

1. Ciptakan ruang untuk berkonsentrasi. Padatnya aktivitas dan tuntutan kerja bisa merusak konsentrasi kita, apalagi bila kita terus-menerus memikirkannya. Kondisikan agar kita bisa fokus untuk bekerja dan mendapatkan hasil yang terbaik. Caranya, tatalah ruang kerja (atau meja kerja) anda sedemikian rupa, agar anda bisa dengan mudah mengambil atau menemukan benda-benda yang seringkali kita butuhkan saat bekerja. Apabila ruang kantor anda mengusung konsep terbuka (tidak ada sekat antara meja atau ruang kerja), maka anda perlu menata layar komputer dan perabotan kerja anda membentuk batasan atau sekat antara anda dengan ruang kerja rekan anda yang lain.

2. Gunakan “positive imagery” ketika sedang merasa tertekan. Membayangkan kembali momen-momen damai di masa lalu dapat membantu kita meredakan rasa stres sejenak. Ingat-ingat kembali kejadian positif yang anda anggap menyenangkan, dan bayangkan kembali kejadian tersebut di kala stres kerja mulai menyerang. Bayangkan bagaimana visualnya, suara-suara yang muncul kala itu, dan perasaan yang ditimbulkan. Anda akan merasa lebih damai.

3. Buat to-do list. Tekanan kerja seringkali timbul karena kita berusaha untuk mengerjakan tugas secara berlebihan tanpa pengelolaan yang baik. Stres menjadi cepat meningkat dan tidak terkendali. Buatlah to-do list secara rutin untuk aktivitas harian anda. Anda bisa membuatnya di sore hari atau malam hari ketika anda selesai bekerja, kemudian anda kerjakan di keesokan hari. To-do list akan membantu anda untuk mengenali prioritas pekerjaan anda serta membantu anda mengorganisasi tugas-tugas apa yang perlu anda selesaikan dalam hari tersebut. Anda akan merasa lebih terkendali.

4. Belajar meditasi. Sering mendengar istilah “mindful”? Belajarlah meditasi untuk meningkatkan mindfulness anda, dan temukan kedamaian dari sana. Cari tempat duduk yang tenang dan ambil posisi duduk yang paling nyaman. Pejamkan mata, fokus pada keluar masuknya napas anda. Rasakan kedamaian tersebut dan anda akan mendapatkan lebih banyak energi untuk bekerja.

5. Berjalan-jalan. Bergeraklah untuk meredakan stres! Ketika anda merasa pekerjaan anda sudah terlalu banyak memberikan tekanan, maka anda bisa mengambil jeda sejenak. Berjalan sebentar ke pantry untuk sekadar mengambil minum bisa memberikan efek tenang (meskipun untuk sementara).

Lingkungan kerja yang penuh tekanan memang tidak menyenangkan, tetapi anda harus menghadapinya dan mengatasinya. Jangan biarkan lingkungan kerja yang penuh tekanan merusak kebahagiaan hidup anda! Lakukan kelima tips di atas untuk menjadi langkah awal anda mengelola stres di lingkungan kerja. Selamat bekerja dengan bahagia dan produktif!

Berlangganan dan Download E-Book Berkualitas dari Blog Psikologi, Gratis!

Written by Garvin

Psikolog dan dosen psikologi di salah satu universitas swasta di Jakarta Utara.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *