Mengatasi Kebiasaan Menunda Pekerjaan: Kalau Bisa Selesai dalam 2 Menit, Lakukan!

Dalam perjalanan 12 jam di dalam kereta Jakarta-Mojokerto, saya membeli sebuah e-book untuk dibaca di dalam kereta agar tidak merasa bosan. Salah satu materi yang menarik dalam buku tersebut adalah mengenai “Two Minute Rule” atau “Aturan Dua Menit”.

Metode ini diperkenalkan oleh Paul Allen dalam bukunya “Getting Things Done”, dan sudah dipraktikkan oleh berbagai kalangan dan memberikan testimoni-testimoni bahwa metode ini benar-benar efektif dalam mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan. Bahkan buku tersebut menjadi salah satu buku wajib bagi orang-orang yang ingin belajar tentang manajemen waktu dan produktivitas.

Aturan Dua Menit berbunyi bahwa jika sebuah pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari dua menit, maka lakukan pekerjaan itu sekarang.

Terdengar kurang masuk akal, tetapi aturan ini memiliki prinsip yang dapat dijelaskan:

Seringkali pekerjaan yang kita miliki adalah hal-hal yang dapat kita selesaikan – kita memiliki sumber daya dan kompetensi untuk itu. Tetapi berbagai faktor negatif dari dalam diri seperti perfeksionisme atau kemalasan membuat kita menunda untuk mengerjakannya – kita menjadi memiliki kebiasaan menunda pekerjaan. Akibatnya, tugas-tugas kita menjadi menumpuk.

Bila Bisa Selesai Kurang Dari 2 Menit, Kerjakan…

Tugas-tugas yang bisa selesai dari dua menit adalah tugas-tugas yang kecil dan sudah tentu bisa kita selesaikan, tetapi karena kita menundanya, pekerjaan-pekerjaan tersebut menumpuk dan menjadi beban bagi kita di masa depan.

Padahal, kita hanya cukup mengerjakannya dalam waktu yang singkat.

Misalnya, hanya untuk menghubungi klien dan melakukan follow-up. Kita hanya membutuhkan waktu sebentar untuk melakukannya, tetapi dengan berbagai alasan kita menundanya dan akibatnya kita tidak jadi menelepon. Kita berpikir, “Nanti saja, tunggu waktu yang tepat.”

Atau ketika kita menunda untuk menulis laporan. Membuat pendahuluan dari sebuah laporan membutuhkan waktu kurang dari 2 menit. Tapi kita juga menundanya.

Bila Ingin Memulai Kebiasaan Baru, Lakukan dalam Kurang dari Dua Menit

Prinsip yang sama juga bisa kita terapkan ketika kita ingin memulai kebiasaan baru. Namun lagi-lagi perfeksionisme dan kemalasan kita membuat kita tidak memulainya.

Apakah sebuah kebiasaan dapat terbentuk dalam waktu dua menit saja? Tentu tidak. Tetapi langkah awal untuk memulai sebuah kebiasaan baru dapat dilakukan hanya dalam waktu dua menit.

Dan ketika anda melakukannya, maka kemungkinan anda akan melanjutkan kebiasaan tersebut menjadi lebih tinggi dibandingkan anda tidak memulainya sama sekali.

Ingin makan dengan lebih sehat? Awali dengan memakan sebuah apel, hanya butuh waktu kurang dari dua menit.

Ingin memiliki kebiasaan membaca? Awali dengan membaca dua hingga tiga halaman, tidak lebih dari dua menit.

Ingin lebih produktif? Awali dengan mengerjakan pekerjaan-pekerjaan anda yang bisa diselesaikan kurang dari dua menit, sekarang juga…

Aturan dua menit ini begitu sederhana, tetapi menjadi sebuah aturan manajemen waktu dan produktivitas yang powerful bahkan diaplikasikan di seluruh belahan dunia.

Apakah aturan ini pasti berhasil bagi anda?

Tidak tahu. Tetapi bila anda tidak mencobanya, sudah pasti tidak akan berhasil.

Selamat mencoba!

Berlangganan dan Download E-Book Berkualitas dari Blog Psikologi, Gratis!

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *